Rabu, 06 Agustus 2008

Pusuk Buhit"bersinar"?






Pusuk Buhit "bersinar" celoteh anak saya si bungsu yang gembrot, ketika melintas di jalan raya di kawasan Simarmata menuju pulang ke Pangururan, seusai nonton turnamen Sepakbola Muspika Cup IV yang diikuti oleh 21 club dari 10 Desa di Kecamatan Simanindo. Turnamen yang digelar di lapangan bola Ambarita, berlangsung cukup aman, baik dan lancar, jumlah penontonnya juga wah..termasuk turis mancanegara pencinta bola sepak. Saya berfikir sejenak dengan celoteh itu, dan menghentikan mobil yang saya setir sendiri, lalu minta anak ketiga yang mahasiswa untuk mengambil camera... diarahkan ke pusuk buhit yang sedang "bersinar" terang di hari minggu 3 agustus 2008, pukul 20.00 wib........ ya terang oleh api yang menjalar berkeliling di pinggang bukit/gunung yang konon milik kebanggaan orang Batak Kabupaten Samosir. Jika diperkirakan luas lahan yang telah terbakar api lebih dari 50 ha. Api masih marak oleh hembusan angin yang bertiup dari arah Timur (danau) dan menjalar tanpa hambatan ke arah luar. Ditengah hari yang sudah gelap, sinar api yang melalap hutan, rumput dan tanaman, membentuk lingkaran yang indah......(lihat foto), pantas saja disebut bersinar. Tidak ada kelihatan upaya dari Pemda/Dinas yang terkait, mungkin saja mereka tidak tahu karena bukit yang terbakar tidak kelihatan, walaupun Pangururan/Samosir mendapat giliran pemadaman aliran listrik PLN yang sudah berminggu-minggu berlangsung.
Hari-hari berikutnya di tempat lain muncul juga kebakaran bukit... di kawasan Sihotang, kawasan Tamba.........atau mungkin juga di kawasan lain. Samosir ikut-ikutan kebakaran hutan/bukit, agaknya menjadi hal biasa... sia-sialah upaya Dinas Kehutanan melakukan reboisasi dan konservasi lahan. Siapa yang salah... bila suatu saat Pusuk Buhit, Samosir harus merasakan penderitaan akibat kebakaran????? Tanya kenapa??? Terbakar atau dibakar??? Siapa yang membakar??? Segudang tanya akan muncul tanpa jawaban tuntas... Menteri Kehutanan menjawab... dibakar untuk kepentingan perladangan rakyat; Di Samosir, mungkin agar tumbuh rumput baru untuk ternak.... Sudah 63 tahun Indonesia Merdeka, sudah berkali-kali dilakukan sosialisasi akan pentingnya hutan, sudah ribuan pohon ditanam..... akankah Pusuk Buhit gundul dan kering??? Anak saya yang mahasiswa berpesan... kebakaran hutan/lahan menimbulkan tanah tidak subur.. tidak dapat ditanami minimal 2 tahun. Betul juga, tapi kenapa juga ada orang yang tega membakar gunanya. Ah sudahlah........ seperti "khotbah" Gubsu Syamsul Arifin yang sudah beberapa kali (kabarnya) naik ke Pusuk Buhit : kalau anda tidak memelihara Danau Toba dan sekitarnya....maka ingatlah perkataan Yesus Kristus, " Ya Tuhan...maafkanlah mereka yang melakukan...karena mereka tidak tahu apa yang diperbuatnya" .......... Semogalah ya

2 komentar:

sifariel mengatakan...

HORAS pak Melanie! wahhh pak senang sekali saya membaca blog bapak. ternyata benar-benar sangat memahami tanah leluhur. saya ingin seperti bapak :)

alvatarz mengatakan...

Pada Tahun 1986 diadakan Renovasi BATU HOBON.
RENOVASI bekerja sama dengan Pemda Tapanuli Utara.

RENOVASI BATU HOBON dilakukan sekumpulan manusia sesat pemuja setan untuk mencuri benda-benda pusaka yang ada di Situs Batu Hobon, terutama keris pusaka Nyi RORO KIDUL yang melegenda yang merupakan putri Raja Tea Tea Bulan.

Mereka kesal dan kecewa tidak medapatkan keris itu, lalu menyuruh setiap orang yang datang ke Batu Hobon, baik untuk berobat ataupun Meminta harta dan kekuasaan melemparkan telur dan jeruk Purut untuk menguatkan pagar gaib mereka agar tidak ada satu manusiapun yang bisa membuka BATU HOBON .

Coba saudara bayangkan ”’betapa jorok dan bau Batu Hobon itu akibat Puluhan Ribu Telor Yang dilempar ke atasnya dan jadi Busuk ‘”‘
…Coba Kepala Saudara atau Rumah Saudara yang dibuat Begitu Bayangkan Joroknya @@@@.

Saya Sangat Sedih Ketika Melihatnya , Lebih Sedih Lagi Melihat Poparan dari Batu Hobon Yaitu Marga-marga Pasaribu, Malau, Limbong, dlll membiarkan dan mendukung kejorokan tersebut, padahal marga-marga itu yang mengaku aku selama ini sebagai pemilik batu Hobon.

Ya Tuhan Maafkan mereka atas kesalahan dan Kebodohan Mereka.

Saudara –Saudara Yang merasa PoParan dari Batu Hobon Sadarlah Akan Tipu daya Iblis.

Sembahlah TUHAN ALLAH Saja Pakai logika kamu.
Apakah Opung-opung Kamu sehina Itu ?

Sadarlah…………. Opung-Opung Kamu Yang dari Batu HOBON adalah Orang baik Yang diberkati Tuhan . Jaga , bersihkan dan Rawat Batu Hobon. Karena itu adalah Makam Mereka. Jangan Pernah membawa Jeruk Purut atau Telor, karena itulah Yang paling dibenci Opung-opung yang dari Batu Hobon.

Tanyakan kepada manusia sesat pencuri itu, dimana Batyu Hobon yanmg berwarna Hitam sebesar gendongan tangan orang dewasa???????????????

Yang saudara-saudara lihat saat ini hanyalah Semen jorok belaka dan BUKAN BATU HOBON. BATU HOBON TIDAK DISITU LAGI

Lihatlah Patung-patung setan yang berdiri di Pusuk BUHIT.
Lihatlah patung tertinggi seorang laki-laki beristrikan monyet dan kucing ( itukah leluhur kamu??? apapakh benar kamu mau dibilang keturunan monyet dan kucing????)

Tidak ada opung orang batak berwujud BABI. Itu wujut setan yang menyamar-nyamar.

Sadarlah wahai bangsaku, bangsa Batak Jangan percaya kepada dukun-dukun ataupun manusia yang mengaku aku roh kudus ada padanya karena mereka semua pengikut IBLIS. Mereka sudah bersatu mulai Upacara Penghancuran BATU HOBON 1086 kemudian Upacara pengusiran Nyi Roro Kidul Tahun 1998 di pantai selatan Pulau jawa.

Bagaimana mungkin roh Kudus bersatu dan melakukan upacara, sembahyang bersama dukun-dukun padahal mereka mengkotbahkan dukun-dukun itu adalah berhala dari setannnnn???????????
Tetapi FAKTANYA Telah terjadi.

HMMMM……………………..
Jadi , kalau mereka telah bersatu,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
terus yang jadi setannya siapa????
alvatarz111@gmail.com