Selasa, 23 Desember 2014

ANGGOTA DPRD SAMOSIR MASA BAKTI 2014-2019 DILANTIK

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Samosir dalam rangka Pemberhentian Anggota DPRD Samosir masa bakti 2009-2014 dan Pengangkatan Anggota DPRD masa bakti 2014-2019 dinyatakan terbuka untuk umum dipimpin oleh Drs.Lundak Sagala selaku Wakil Ketua DPRD Samosir.
Sebanyak 25 orang Anggota DPRD Kabupaten Samosir masa bakti 2014-2019 mengucapkan sumpah/janji  dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Balige T.Marbun,SH,MH, Senin (24/11) di Gedung DPRD Samosir kompleks perkantoran Parbaba Pangururan. Pengucapan sumpah janji  tersebut, berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor Nomor: 188.44/1011/Kpts/Tahun 2014 tanggal  20 November 2014 tentang Peresmian Pemberhentian Anggota DPRD Kabupaten Samosir  masa Jabatan 2009-2014 dan Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Utara masa Jabatan 2014-2019. Sesuai ketentuan yang berlaku pengucap sumpah/janji didampingi rohaniwan Kristen dan rohaniwan Katolik.
Prosesi Pengambilan sumpah/janji tersebut dihadiri Bupati Samosir Ir.Mangindar Simbolon MM, Wakil Bupati Samosir Drs.Rapidin Simbolon MM, Kapolres Samosir AKBP Andri Setiawan, SIK, SH, Kejari Pangururan,  Malau SH,  Dandim 0210 TU, Sekda  Ir.Hatorangan Simarmata, Ketua KPU Samosir  Suhadi Situmorang SH, MH  dan Ketua Panwaslu Samosir  M.Sitanggang,  Pimpinan SKPD, Perantau, Tokoh Masyarakat/Agama, Pengurus Parpol, LSM, Pers,  undangan Pimpinan DPRD Kabupaten tetangga beserta keluarga Anggota DPRD yang dilantik.
Sebelum pengucapan sumpah/janji  Sekretaris DPRD Samosir Marsinta Sitanggang SH membacakan nama-nama anggota yang berhenti  dan anggota yang akan dilantik sebagaimana tertera pada lampiran SK Gubernur Sumut.   Mereka yang mengambil sumpah/janji  untuk  menjadi Anggota DPRD  terdiri dari 4 (empat) orang dari Partai Nasdem yakni Drs.Jonner Simbolon, Hendrik Naibaho, Basrun Sihombing dan Sarchochel M.Tamba; 2 (dua) orang dari PKB yakni Nasib Simbolon dan Victor Simbolon; 6 (enam) orang dari PDI-Perjuangan yakni Sorta Ertaty Siahaan, Rismawati Simarmata, Arnold Hujogo Sitanggang, Megianto Sinaga, Pardon ME Lumbanraja, Saut Tamba;  dari Partai Golkar adalah Rosinta Sitanggang dan Parluhutan Sinaga; Partai Gerindra yakni Vanda Lovita Sidabutar, Mardan Sihotang dan Nurmerita Sitorus; dari Partai Demokrat  Russel Baringin Sihotang, Fernando Sinaga, Bolusson Pasaribu; Nirma Yanto Sihotang (PAN); dari partai HANURA yakni Junjungan Situmorang, Saur Sitinjak dan Suhanto Sitanggang.
Usai para Anggota DPRD mengambil sumpah/janji didampingi oleh rohaniwan Kristen dan rohaniwan Katolik, Ketua Pengadilan Negeri Balige menyematkan pin tanda pengesahan mereka sebagai Anggota DPRD Samosir.  Marsinta Sitanggang SH, Sekretaris Dewan memandu pergantian tempat duduk dari anggota DPRD yang telah demisioner kepada anggota DPRD yang baru, selanjutnya   membacakan pengumuman hasil kesepakatan bersama bahwa pimpinan sementara dewan adalah  Rismawati Simarmata (PDI-P), Dipl.Hotlier dan Sarcochel Tamba (Partai Nasdem)
Bupati Samosir Ir.Mangindar Simbolon MM dalam sambutannya mengatakan, dengan dilantiknya anggota DPRD  akan lebih meningkatkan pemberhasilan tugas dan fungsi DPRD Samosir di masa yang akan datang dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakat bersama mitra kerja eksekutif.  “Buat Anggota DPRD yang baru, sejak hari ini  Saudara-saudara sah sebagai anggota Dewan dan menjadi bahagian tidak terpisahkan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir.  Mari kita belajar memahami bahwa DPRD itu adalah lembaga Pemerintahan Daerah, yang murni dalam bentuk trias politica adalah DPR Pusat, sementara di tingkat daerah DPRD memang lembaga legislative dari sisi fungsi penganggaran, fungsi legislasi dan fungsi pengawasan/control. Fungsi pengawasan tentu dilakukan terhadap pelaksanaan pembangunan dan kebijakan yang diambil oleh Kepala Daerah” papar Bupati.   Lebih lanjut Mangindar Simbolon yang akan mengakhiri masa jabatan bulan September 2015 mengatakan bahwa :  “ Nantinya kebijakan-kebijakan yang telah disepakati Eksekutif dan Legislatif  diharapkan dapat mewujudkan visi Kabupaten Samosir menjadi destinasi wisata lingkungan yang innovative tingkat dunia  telah tercantum dalam RPJMD 2004-2025. Visi itu tidak berubah kendati Kepala Daerah dan DPRD berganti selama masa waktu 25 tahun. Karenanya Anggota DPRD dapat mempelajari dan memahami isi dari RPJMD tersebut  sehingga  pembangunan Samosir ke depan dapat terarah, berkesinambungan, berhasil guna dan berdaya guna bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan Samosir menjadi daerah yang mandiri dan sejahtera.
Masih dalam sambutannya, Ir Mangindar Simbolon, MM yang telah memimpin Samosir selama 2 (dua) periode sejak tahun 2004 menyampaikan bahwa Samosir di usia 11 (sebelas) tahun telah banyak berbuat namun diakui masih banyak yang harus dilakukan. “Menjadi tugas bersama kita di daerah ini untuk melanjutkan dan mewujudkan Samosir sebagai destinasi wisata dunia, menjadi kabupaten pariwisata internasional; Upaya ke arah itu telah kita lakukan melalui pencanganan Tahun Kunjungan Wisata Samosir tahun 2014-2015, ditetapkannya kawasan Danau Toba sebagai Geopark Kaldera Toba yang akan berpusat di Samosir, mudah-mudahan tahun terakhir ini geliat kunjungan wisata ke Samosir semakin meningkat” papar Mangindar.
Bupati Samosir menambahkan bahwa : “Ada 2 (dua) persoalan yang dihadapi kabupaten Samosir sekarang ini yakni  pertama, pembangunan di bidang infrastruktur jalan yang masih belum layak dan memadai, hal ini perlu dioptimalkan bersama dengan pemerintah provinsi dan pusat;  kedua,  sumber daya manusia yang belum mumpuni di bidang kepariwisataan misalnya dari sisi kesadaran akan sapta pesona.  Kedua hal ini adalah tugas kita bersama, seluruh stakeholders  perlu didorong dan dibenahi, dengan demikian visi dan cita-cita kita menjadi destinasi internasional bukan sesuatu yang mustahil bila kita melakukan kerja keras, kerja cerdas dan kerjasama”
Sementara itu kepada para perantau-anak rantau yang hadir Bupati Samosir menyampaikan terimakasih karena telah hadir pulang kampung untuk memberi semangat kepada para putra daerah yang menjadi Anggota DPRD, sekaligus diharapkan untuk memberi peran nyata untuk membangun Samosir terutama dalam menyelesaikan persoalan lahan untuk kebutuhan pembangunan.  “Ada fakta yang dihadapi Pemerintah Daerah selama 10 (sepuluh) tahun ini yaitu sulitnya untuk membebaskan lahan/tanah bagi kepentingan pembangunan, karena tanah di daerah ini adalah tanah adat-ulayat maka sangat berkaitan erat dengan keluarga/marga”  jelas Bupati.   “Pengalaman kami, untuk menyelesaikan hal seperti ini maka peran perantaulah yang memiliki bobot utama, bobot kedua ada pada peran tokoh masyarakat dan bobot ketiga adalah peran tokoh masyarakat.  Masyarakat lebih percaya  dan menganggap perantau memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebih tinggi disamping memiliki kemampuan finansial,  maka jika perantau  menyatakan setuju seluruh keluarga yang tinggal di kampung akan setuju untuk membebaskan lahan tersebut”  tegas Bupati Samosir.   
Kepada Anggota DPRD masa bakti 2009-2014, Mangindar Simbolon menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas pengabdian dan kerjasamanya dalam mewujudkan pembangunan masyarakat serta menjaga kondusifitas hubungan komunikasi yang telah berlangsung selama 5 (lima) tahun terakhir.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kab.Samosir  Drs.Lundak Sagala  dalam sambutannya ketika membuka Rapat Paripurna Istimewa tersebut mengatakan bahwa menyadari perjalanan DPRD masa bakti 2009-2014 telah memberikan kontribusi untuk menghantarkan masyarakat Samosir menuju sebuah kehidupan yang lebih baik, maka adalah patut dan wajar kita menyampaikan terimakasih kepada anggota DPRD yang akan mengakhiri masa bakti  dan mengucapkan selamat datang kepada anggota DPRD yang baru.  Drs.Lundak Sagala yang juga akan mengakhiri jabatannya sebagai anggota DPRD menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Samosir, Forum Pimpinan Daerah, Pimpinan SKPD dan masyarakat sekaligus pamit untuk kembali menjadi warga masyarakat dengan lapangan pengabdian yang berbeda .
Demikian juga halnya  Pimpinan Sementara DPRD Samosir masa bakti 2014-2019 Rismawati Simarmata mengatakan : “ Dengan terpilihnya dan dilantiknya DPRD Samosir saat ini, kami berharap kemitraan dan jalinan kerjasama yang telah terbina selama ini baik dengan sesama Anggota DPRD maupun Eksekutif , Forpimda dan masyarakat, diharapkan kita akan mampu melanjutkan bahkan meningkatkan pembangunan di Samosir dan  semua kegiatan kita dapat berjalan dengan baik”
Informasi yang diperoleh dari Sekretariat DPRD Samosir  dari 25 orang Anggota DPRD Samosir masa bakti 2014-2019 terdapat 10 orang yang incumbent  yakni Sarchochel M.Tamba (Nasdem); Nasib Simbolon dan Victor Simbolon (PKB);  Rosinta Sitanggang (Golkar); Nurmerita Sitorus (Gerindra); Russel Baringin Sihotang dan Fernando Sinaga (Demokrat); Junjungan Situmorang, Suhanto Sitanggang dan Saur Sitinjak (Hanura).


Tidak ada komentar: