Jumat, 03 Maret 2017

NOTULEN LOKAKARYA GEOAREA SAMOSIR (GAS) GEOPARK KALEDRA TOBA (GKT) MENUJU UNESCO GLOBAL GEOPARK SIGULATTI, 18 FEBRUARI 017


 
1.    LAPORAN PANITIA

2.    SAMBUTAN BUPATI SAMOSIR dengan point arahan:
1)   Rapat ini merupakan dukungan penuh dari SKPD Kab. Samosir untuk  GKT menuju UGG;
2)   Para pencinta lingkungan, mari bergabung dan berkarya di GKT;
3)   Kegagalan  2015, merupakan pukulan telak namun  tidak membuat kita patah semangat ;
4)   Bupati/Wakil Bupati sepakat mendukung GKT, dan harga mati harus masuk ke UGG, dimohon kepada Tenaga Ahli agar membantu mewujudkannya;
5)   Bupati/wakil bupati menempatkan Bapak  W. E. Simanjorang untuk mengelola Geoarea Samosir, GKT;
6)   Sudah ditandatangani SK pengelola GKT, harus serius karena tantangannya luar biasa;
7)   Mengapa GKT penting? Moment ini menjadi daya ungkit pengembangan pariwisata. GKT salah satu faktor yang mendongkrak pariwisata, ada pemberdayaan dan pembangunan berkelanjutan, konservasi lingkungan, linier untuk pembangunan berwawasan lingkungan;
8)   SKPD wajib mendukung GKT maka SKPD membuat list kegiatan yang dapat mendukung GKT baik TA. 2017 dan 2018;
9)   Sianjur Mulamula merupakan asal muasal Bangso Batak, maka penting untuk melestarikan peninggalan nenek moyang kita;
10)    Diharapkan masyarakat mendapatkan efek multyplayer terhadap pembangunan mentalitas, ekonomi dan keejahteraan;
11)    Mimpi kita adalah mewujudkan masyarakat Samosir yang sejahtera sesuai dengan visi 2016-2021;

3.    Paparan Ketua BP GKT (Alimin Ginting);
1)   Semua pengurus percaya diri untuk mengembangkan GAS, GKT;
2)   GKT tidak diragukan oleh para ahli untuk masuk UGG, para ahli menyebutkan GKT dahsyat dan luar biasa;
3)   Dari sisi budaya, GKT sangat lengkap, bisa diandalkan dan beraneka ragam;
4)   Keunikan hayati sangat kaya, mangga Samosir menjadi andalan,andaliman, bawang, dari sisi  berbagai hal sangat dimungkinkan untuk UGG;
5)   Wilayah cakupan GKT tidak mungkin dipersempit, karena semua saling terkait;
6)    Pada tahun 2013 semua  Bupati sekawasan Danau Toba sepakat  mewujudkan GKT, 2015 Gubsu juga sepakat, Pemerintah pusat sepakat memasukkan kawasan Danau Toba menjadi destinasi  prioritas;
7)   Terobosan yang dilakukan Bupati Samosir, merupakan terobosan yang hebat dan diperlukan, semua pihak harus mendukung;
8)   Tahun 2015, GKT diusulkan masuk GGN namun belum berhasil, gagal karena: pengelolaannya belum serius, meliputi aktivitas, edukasi, berkelanjutan, oleh masyarakat termasuk pengelola homestay, dsb;
9)   Betapa pesatnya perkembangan pariwisata Negara oleh karena Geopark, UGG memiliki  anggota dari 135   Negara;
10)    2015, Unesco telah mengambil alih Geopark, karena diangggap mampu membangun kesejahteraan masyarakat;
11)    Geopark penting karena:
a)      kita harus merubah yang ekstraktif menjadi konservatif, kita harus belajar merubah pola pikir yang menghabiskan dengan hanya memandang tapi tidak ada habisnya, itulah pariwisata;
b)      pelestarian lingkungan, pemulihan, restorasi lingkungan melalui konsep Geopark;
c)      edukasi dikedepankan, tentang budaya, karakter masyarakat, yang bertujuan untuk pemulihan ke standar yang dibutuhkan;
d)     dapat menumbuhkan ekonomi berkelanjutan, kami akan berdiskusi untuk pengembangan kelompok masyarakat;
e)      dapat membangun fundasi yang kokoh kepariwisataan, saat ini keaslian alam yang dicari wisatawan, makin asli maka makin sejahtera;
f)       kalau pariwisata di kawasan  Danau Toba mau sukses, maka GKT harus dibangun,
g)      memohon dukungan dari tim ahli, pemkab dan masyarakat mewujudkan GKT;
h)      lokakarya hari ini penting sebagai landasan kelengkapan dossier November 2017;

4.    Paparan  Ketua Tim PP GAS Bapak W.E. Simanjorang dengan point penting al:
1)   Penyedian Air bersih menjadi syarat UGG;
2)   Tanpa  ke UNESCO pun, GKT ini harus dikelola dengan baik;
3)   Pengembangan Pariwisata berbasis Geopark  mampu mewujudkan peningkatan PAD;
4)   Modul untuk edukasi di sekolah dipersiapkan Dinas Pendidikan;

5.    LPPM UNPAR (arsitektur):
1)      3 hal yang perlu dilihat untuk meuju UGG: kebutuhan, harapan, mencatat hal penting untuk dirumuskan;
2)      Unpar akan aktif mendukung GKT ini, yang bersifat akademik, menggali  nilai -nilai lokal,
3)      Toba Kaldera itu hebat;
4)      Harus ada yang mampu menjelaskan, guide dari masyarakat; mulailah dari generasi muda dengan memasukkan keistimewaan Kaldera Toba ini ke muatan lokal;
5)      Substansi ini harus diajarkan ke generasi muda;
6)      Point dengan point kurang terintegrasi, selalu ada informasi dan keunikan lokal di tiap point;
7)      Benda-benda lokal bisa dijadikan souvenir khas  seperti kupu-kupu, batu-batuan, yang  dapat dijual dan pengelolaannya dapat dibuat dalam bentuk koperasi;
8)      Untuk melihat tiap geopoint, perlu disiapkan transportasi apa yang dibutuhkan;
9)      Harus bisa menghasilkan secondary income, contoh ibu2 bertani di pagi hari tapi di malam hari membuat souvenir atau kuliner;
10)  Boleh dibuat acara makan malam  bagi wisatawan di atas kapal dengan penampilan tarian tradisional;
6.    Prof. Lambok Hutasoit dari ITB:
1)      GKT harus jadi untuk kemajuan masyarakat dan kami akan dukung dalam penyediaan air bersih;
2)      Kaldera Toba ini hal yang serius dan dahsyat,
3)      Agar warisan ini dipelihara  dengan baik dan tunjukkan ke dunia,GKT  mendukung pembangunan pariwisata untuk kesejahteraan masyarakat;
7.  Pdt, Dr. Langsung Sitorus MTh:
1)      Bahasa Batak GKT harus dibuat dalam bahasa Batak, misalnya Porlak Nabadia atau Porlak Nauli di Portibi;
2)      KJA dibuat menjadi bagian dari GKT, misalnya dibuat di hulu Danau Toba;
3)      Tanpa bahasa yang benar, pendidikan tidak bisa dilakukan;
4)      Souvenir rumah Batak, harus dituliskan artinya/filosopinya: banua toru,tonga, atas
5)      Pendidikan untuk semua forum;
6)      Mossat Batak harus dilestarikan/dikembangkan;
7)      Tari Batak lebih hebat dari tari Bali, maka harus diwariskan ke generasi penerus;
8.    Prof. Indiyo dari Badan Geologi Bandung:
1)      GKT akan  menjadi icon dunia;
2)      Toba menjadi sangat terkenal ke dunia melalui Film Ekspedisi Cincin Api yang dibuat pada Tahun 2011
3)      Para geolog yang melakukan penelitian tentang GKT berasal dari Oregon dan Illinois University;
4)      Badan Geologi Bandung mulai memperkenalkan GKT;
5)      Sudah 2 kali sosialisasi ke guru-guru geografi di Samosir, namun tidak ditindaklanjuti dengan muatan lokal;
6)      Supervolcano tidak berhenti di letusannya, tapi tetap berkembang melalui budaya,jenis  tumbuhan dan  dsb.
9.    Kepala Bappeda Kab. Samosir (Rudi Siahaan, AP, MM:
1)      Tim PP GKT akan diundang oleh Bappeda minggu depan terkait dukungan SKPD dalam rangka percepatan GKT menuju UGG;
2)      Dalam waktu 3 hari ini, akan dicek DPA SKPD, kegiatan apa saja yang mungkin dapat dilakukan untuk mendukung GKT;
3)      Beberapa MoU dengan Perguruan Tinggi akan dicek kembali untuk selanjutnya dapat diberdayakan mendukung GKT;
10.    Stressing Bupati Samosir terkait dukungan semua SKPD terhadap GKT antara lain:
  1. Bupati Samosir menegaskan bahwa lokakarya ini merupakan dukungan nyata Pemerintah Kabupaten terhadap pelaksanaan percepatan geopark kaldera toba khususnya di geoarea Samosir. Secara teknis agar dipelajari, dipahami dan ditindaklanjuti oleh masing masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir. 
  2. Kepala Bappeda menjadi leading sector dengan pengawasan dari Asisten II untuk pematangan program-program kerja Goearea yang berhubungan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing dinas terkait. Diharapkan pada akhir bulan Pebruari ini semua program dukungan dari dinas terkait sudah dapat dijadikan menjadi dokumen aksi percepatan geoarea kabupaten samosir ini sepanjang tahun 2017; 
  3. Geopark Kaldera Toba/Geo Area Samosir merupakan basis utama konsep peningkatan pembangunan pariwisata dan juga pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable Development). Geopark Kaldera Toba harus linier dengan pembangunan pariwisata dan harus linier dengan pembangunan berkelanjutan; 
  4. Pemerintah Kabupaten Samosir membuka peluang sebesar-besarnya kepada lembaga/kelompok pecinta lingkungan untuk datang dan berbuat di Kabupaten Samosir;
  5. Kehadiran Geopark Kaldera Toba/geoarea Samosir dapat menumbuhkan kecintaan orang Batak terhadap budaya batak, meningkatkan peran serta masyarakat  sehingga masyarakat memperolah manfaat pembangunan dari semua sektor (multi effect player); 
  6. Jangan tergantung dengan kabupaten lain, kalau GKT tidak masuk UNESCO GLOBAL GEOPARK (UGG) juga tidak menjadi persoalan karena GKT merupakan roh pariwisata;  
  7. Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang berani mengambil resiko tapi bekerja dengan tulus dan lurus, tiada yang mustahil dihadapan Tuhan; 
  8. Agar Kadis Pariwisata lebih aktif dan persuasive dengan berbagai media; 
  9. GKT merupakan basis pembangunan pariwisata. 
11.  Arahan dari Wakil Bupati Samosir:
ü  Agar Tim GKT membuat proposal ke Kementerian pariwisata RI.
12.  Arahan dari DPRD Kab. Samosir (Bapak Boluson Pasaribu):
ü Agar DPRD diundang untuk membahas anggaran GKT, DPRD Kab. Samosir mendukung GKT;
ü Perlu dilakukan sosialisasi kepada perantau agar mendukung GKT dengan melakukan investasi di Samosir.
13.  Arahan Kapolres Samosir, antara lain;
ü  Apresiasi yang luar biasa atas kinerja dan kepemimpinan Bupati/Wabup Samosir;
ü  Narasi/cerita setiap daya tarik wisata akan membuat wisatawan makin tertarik, untuk itu perlu disajikan narasi yang baik;
ü  Kapolres akan turut mempromosikan Samosir bekerjasama dengan Telkomsel dalam waktu dekat.
14.  Arahan Kepala Kejaksaan Negeri antara lain;
ü  GKT akan dikenal dunia melalui media social;
ü  Agar GKT didukung dengan berbagai kegiatan dari SKPD sesuai dengan aturan yang berlaku;
ü  Dengan konsep GKT agar diajukan proposal ke BUMN/BUMD;
ü  Antara Pengelola GKT dan SKPD harus bersinergi, jangan saling curiga.
Sigulatti, 18 Februari 2017

Notulis,
1. Tetti Naibaho, S. Sos   
2. Mangoloi Sinaga, ST, MT                            
     3. Rudi H.J. Sitorus, S.Sos
4. Rudimanto Limbong


Tidak ada komentar: